Silahkan Copy dan Pastekan Link Google Form kamu ke dalam kolom komentar di bawah
Menurut Ki Hajar Dewantara hidup tumbuhnya anak bukan karena kehendak pendidik, tetapi menurut kodratnya. Tugas pendidik diibaratkan sebagai petani yang hanya dapat menuntun tumbuhnya padi, memelihara, memberi pupuk dan air, membasmi ulat-ulat atau jamur-jamur yang mengganggu, tetapi tidak dapat mengganti kodratnya menjadi jagung. Pesan KHD tersebut terasa masih sangat relevan hingga saat ini, yaitu bagaimana murid yang memiliki kodrat berbeda-beda dapat difasilitasi dalam dioptimalkan menuju kebahagiaan dan keselamatan setinggi-tingginya, menjadi merdeka lahir dan batin. Pendidik harus menghamba pada kepentingan dan kebutuhan murid. Hal ini selaras dengan nilai guru yang berpihak pada murid dalam perannya sebagai pemimpin pembelajaran. Guru sebagai pemimpin pembelajaran yang berpihak pada murid semestinya berusaha melayani kebutuhan belajar murid melalui pembelajaran berdiferensiasi. Dalam pembelajaran berdiferensiasi tidak berarti guru harus mengajar dengan 32 cara yang berbeda ...
https://forms.gle/RFbNLXHZxXKpErMH7
BalasHapushttps://forms.gle/YXJB6rGcHUv6vy4C7
BalasHapusLuki saputra,khoirul fauzi. https://forms.gle/QdT5yBtHZqqTX6fFA
BalasHapusdevindra https://forms.gle/DavSqSsVmSze1mBCA
BalasHapushttps://forms.gle/K2rWEkVJCP8Ln2zr7
BalasHapushttps://forms.gle/uCmqKZxSjWZyQFw19
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusabelaisaamila https://forms.gle/fCms6X7KGiQPZNBr7
BalasHapushttps://forms.gle/5Ar9wqG2AAirMgBs9
BalasHapushttps://forms.gle/PT9JpYRt8q9GX93x6
BalasHapushttps://forms.gle/ii2XA1BHSpfvauUMA
BalasHapus