Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2022

Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi

Menurut Ki Hajar Dewantara hidup tumbuhnya anak bukan karena kehendak pendidik, tetapi menurut kodratnya. Tugas pendidik diibaratkan sebagai petani yang hanya dapat menuntun tumbuhnya padi, memelihara, memberi pupuk dan air, membasmi ulat-ulat atau jamur-jamur yang mengganggu, tetapi tidak dapat mengganti kodratnya menjadi jagung. Pesan KHD tersebut terasa masih sangat relevan hingga saat ini, yaitu bagaimana murid yang memiliki kodrat berbeda-beda dapat difasilitasi dalam dioptimalkan menuju kebahagiaan dan keselamatan setinggi-tingginya, menjadi merdeka lahir dan batin. Pendidik harus menghamba pada kepentingan dan kebutuhan murid. Hal ini selaras dengan nilai guru yang berpihak pada murid dalam perannya sebagai pemimpin pembelajaran.  Guru sebagai pemimpin pembelajaran yang berpihak pada murid semestinya berusaha melayani kebutuhan belajar murid melalui pembelajaran berdiferensiasi. Dalam pembelajaran berdiferensiasi tidak berarti guru harus mengajar dengan 32 cara yang berbeda ...

Aksi Nyata Implementasi Budaya Positif

Dalam upaya mewujudkan visi dan profil pelajar pancasila, sekolah harus dapat menciptakan suasana yang kondusif atau lingkungan positif, yang mendukung murid menjadi pribadi yang bahagia, mandiri, dan bertanggung jawab sesuai filosofi Ki Hadjar Dewantara. Di sinilah peran guru penggerak sebagai pemimpin pembelajaran, pendorong kolaborasi dan mewujudkan kepemimpinan pada murid sangat dibutuhkan. Guru penggerak diharapkan mampu menggerakkan, memotivasi warga sekolah agar memiliki, meyakini dan menerapkan nilai-nilai kebajikan yang disepakati, sehingga tercipta budaya positif dan berpihak pada murid. Untuk membangun budaya positif tersebut, diperlukan berbagai strategi, diantaranya penerapan disiplin positif. Disiplin positif bertujuan menanamkan motivasi pada murid-murid untuk menjadi orang yang mereka inginkan dan menghargai diri sendiri dengan nilai-nilai yang mereka percaya. Ki Hadjar Dewantara menyatakan bahwa untuk mencapai kemerdekaan atau dalam konteks pendidikan kita saat ini, un...