Langsung ke konten utama

Postingan

Link Google Form 9A

SILAKAN KLIK LINK INI
Postingan terbaru

Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi

Menurut Ki Hajar Dewantara hidup tumbuhnya anak bukan karena kehendak pendidik, tetapi menurut kodratnya. Tugas pendidik diibaratkan sebagai petani yang hanya dapat menuntun tumbuhnya padi, memelihara, memberi pupuk dan air, membasmi ulat-ulat atau jamur-jamur yang mengganggu, tetapi tidak dapat mengganti kodratnya menjadi jagung. Pesan KHD tersebut terasa masih sangat relevan hingga saat ini, yaitu bagaimana murid yang memiliki kodrat berbeda-beda dapat difasilitasi dalam dioptimalkan menuju kebahagiaan dan keselamatan setinggi-tingginya, menjadi merdeka lahir dan batin. Pendidik harus menghamba pada kepentingan dan kebutuhan murid. Hal ini selaras dengan nilai guru yang berpihak pada murid dalam perannya sebagai pemimpin pembelajaran.  Guru sebagai pemimpin pembelajaran yang berpihak pada murid semestinya berusaha melayani kebutuhan belajar murid melalui pembelajaran berdiferensiasi. Dalam pembelajaran berdiferensiasi tidak berarti guru harus mengajar dengan 32 cara yang berbeda ...

Aksi Nyata Implementasi Budaya Positif

Dalam upaya mewujudkan visi dan profil pelajar pancasila, sekolah harus dapat menciptakan suasana yang kondusif atau lingkungan positif, yang mendukung murid menjadi pribadi yang bahagia, mandiri, dan bertanggung jawab sesuai filosofi Ki Hadjar Dewantara. Di sinilah peran guru penggerak sebagai pemimpin pembelajaran, pendorong kolaborasi dan mewujudkan kepemimpinan pada murid sangat dibutuhkan. Guru penggerak diharapkan mampu menggerakkan, memotivasi warga sekolah agar memiliki, meyakini dan menerapkan nilai-nilai kebajikan yang disepakati, sehingga tercipta budaya positif dan berpihak pada murid. Untuk membangun budaya positif tersebut, diperlukan berbagai strategi, diantaranya penerapan disiplin positif. Disiplin positif bertujuan menanamkan motivasi pada murid-murid untuk menjadi orang yang mereka inginkan dan menghargai diri sendiri dengan nilai-nilai yang mereka percaya. Ki Hadjar Dewantara menyatakan bahwa untuk mencapai kemerdekaan atau dalam konteks pendidikan kita saat ini, un...

Peran Guru Penggerak dalam Menciptakan Budaya Positif di Sekolah

Pendidikan menurut Ki Hadjar Dewantara merupakan tuntunan terhadap segala kodrat pada anak agar dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan setinggi-tingginya baik sebagai manusia, maupun anggota masyarakat. Pendidikan haruslah memperhatikan minat, bakat, kebutuhan belajar, kodrat alam dan kodrat zaman yang ada pada murid. Pendidikan merupakan tempat persemaian benih-benih kebudayaan, artinya pendidikan harus mengutamakan budi pekerti. Dengan demikian pendidikan menjadi ruang bagi murid untuk bertumbuh secara utuh agar mampu memuliakan dirinya dan orang lain (merdeka batin) dan menjadi mandiri (merdeka lahir). Semangat menuju kebebasan belajar, berpikir, untuk mencapai keselamatan dan kebahagiaan berdasarkan kesusilaan ini, menjadi tema besar kebijakan pendidikan Indonesia saat ini yaitu Merdeka Belajar untuk mewujudkan Profil Pelajar Pancasila. Pelajar Pancasila disini berarti pelajar sepanjang hayat yang kompeten dan memiliki karakter sesuai nilai-nilai Pancasila yaitu 1) Beriman, b...