Dalam upaya mewujudkan visi dan profil pelajar pancasila, sekolah harus dapat menciptakan suasana yang kondusif atau lingkungan positif, yang mendukung murid menjadi pribadi yang bahagia, mandiri, dan bertanggung jawab sesuai filosofi Ki Hadjar Dewantara. Di sinilah peran guru penggerak sebagai pemimpin pembelajaran, pendorong kolaborasi dan mewujudkan kepemimpinan pada murid sangat dibutuhkan. Guru penggerak diharapkan mampu menggerakkan, memotivasi warga sekolah agar memiliki, meyakini dan menerapkan nilai-nilai kebajikan yang disepakati, sehingga tercipta budaya positif dan berpihak pada murid. Untuk membangun budaya positif tersebut, diperlukan berbagai strategi, diantaranya penerapan disiplin positif. Disiplin positif bertujuan menanamkan motivasi pada murid-murid untuk menjadi orang yang mereka inginkan dan menghargai diri sendiri dengan nilai-nilai yang mereka percaya. Ki Hadjar Dewantara menyatakan bahwa untuk mencapai kemerdekaan atau dalam konteks pendidikan kita saat ini, un...